Logging sering dianggap hanya sebagai catatan aktivitas aplikasi. Padahal, dalam lingkungan cloud, logging memiliki peran yang jauh lebih penting. Log yang baik dapat membantu developer memahami perilaku aplikasi, mendeteksi masalah lebih cepat, dan mempermudah proses debugging production.
Namun, log yang tidak terstruktur justru bisa membuat proses analisis menjadi lebih sulit. Karena itu, developer perlu menerapkan strategi logging yang tepat.
Gunakan Struktur Log yang Konsisten
Salah satu kesalahan yang cukup sering terjadi adalah menulis log dalam format yang tidak konsisten. Log yang sulit dibaca akan menyulitkan proses pencarian dan analisis, terutama ketika jumlah log sudah sangat besar.
Menggunakan format log yang terstruktur membantu developer memfilter dan mencari informasi penting dengan lebih cepat. Pendekatan ini juga mempermudah integrasi dengan layanan logging terpusat seperti Log Service di Alibaba Cloud.
Catat Informasi yang Relevan
Tidak semua aktivitas aplikasi perlu dicatat dalam log. Log yang terlalu banyak justru dapat menyulitkan analisis dan meningkatkan penggunaan storage.
Biasanya, developer fokus mencatat informasi penting seperti error, proses bisnis utama, dan aktivitas yang berhubungan dengan interaksi pengguna. Informasi tambahan seperti ID request atau ID user juga sering membantu dalam proses troubleshooting.
Gunakan Level Logging yang Tepat
Level logging membantu developer mengelompokkan log berdasarkan tingkat kepentingannya. Umumnya, aplikasi menggunakan beberapa level seperti informasi, peringatan, dan error.
Dengan menggunakan level logging yang tepat, developer dapat memfilter log sesuai kebutuhan, misalnya hanya menampilkan error saat melakukan debugging production.
Hindari Menyimpan Data Sensitif dalam Log
Log sering digunakan untuk menganalisis aktivitas aplikasi, tetapi developer perlu berhati-hati agar tidak mencatat informasi sensitif seperti password, token, atau data pribadi pengguna.
Selain alasan keamanan, menyimpan data sensitif dalam log juga dapat menimbulkan risiko kepatuhan terhadap regulasi data.
Pastikan Log Mudah Dilacak
Dalam aplikasi modern, satu request pengguna biasanya melewati beberapa service. Menambahkan identifier seperti request ID membantu developer melacak alur request dari awal hingga selesai.
Pendekatan ini sangat membantu ketika melakukan troubleshooting pada aplikasi yang memiliki banyak komponen.
Integrasikan Logging dengan Monitoring
Logging dan monitoring sebaiknya berjalan bersama. Dengan menghubungkan log dengan sistem monitoring, developer dapat membuat alert otomatis ketika terjadi error atau kondisi abnormal tertentu.
Pendekatan ini membantu tim developer merespons masalah lebih cepat.
Kesimpulan
Logging yang baik membantu developer memahami kondisi aplikasi secara lebih mendalam. Dengan menggunakan struktur log yang konsisten, mencatat informasi yang relevan, serta mengintegrasikan logging dengan monitoring cloud, developer dapat meningkatkan observability aplikasi secara keseluruhan.
Strategi logging yang tepat tidak hanya membantu debugging, tetapi juga membantu menjaga stabilitas aplikasi production.

