Ketika aplikasi mulai memiliki banyak pengguna, menjaga performa server sering menjadi tantangan. Traffic aplikasi bisa berubah sewaktu-waktu, dan menambah server secara manual tentu bukan solusi yang praktis.
Alibaba Cloud menyediakan fitur Auto Scaling yang memungkinkan jumlah instance ECS bertambah atau berkurang secara otomatis sesuai kebutuhan aplikasi. Namun, agar auto scaling berjalan dengan baik, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan developer.
Aplikasi Harus Siap Berjalan di Banyak Instance
Auto scaling bekerja dengan menambahkan atau mengurangi jumlah server. Artinya, aplikasi harus dirancang agar bisa berjalan secara konsisten di beberapa instance sekaligus.
Salah satu hal yang sering menjadi kendala adalah penyimpanan session atau data sementara di server lokal. Jika aplikasi masih bergantung pada penyimpanan lokal, pengguna bisa mengalami masalah ketika request berpindah ke server lain.
Biasanya, session disimpan di database atau cache terpusat agar aplikasi tetap berjalan stabil di banyak instance.
Pastikan Deployment Mudah Direplikasi
Ketika auto scaling menambahkan instance ECS baru, server tersebut harus bisa langsung menjalankan aplikasi tanpa konfigurasi manual. Karena itu, proses deployment sebaiknya sudah terdokumentasi dengan baik atau menggunakan image server yang sudah disiapkan sebelumnya.
Pendekatan ini membantu memastikan setiap instance baru memiliki konfigurasi yang konsisten.
Gunakan Monitoring sebagai Dasar Scaling
Auto scaling biasanya berjalan berdasarkan parameter tertentu seperti penggunaan CPU, memori, atau jumlah request. Developer perlu menentukan parameter yang paling sesuai dengan pola workload aplikasi.
Monitoring ECS dapat membantu memahami kapan aplikasi mulai membutuhkan resource tambahan dan kapan server dapat dikurangi kembali.
Perhatikan Koneksi ke Database dan Service Lain
Ketika jumlah instance ECS bertambah, jumlah koneksi ke database atau service lain juga bisa meningkat. Jika tidak dirancang dengan baik, auto scaling justru dapat menyebabkan bottleneck pada layanan lain.
Developer biasanya perlu memastikan database dan service pendukung juga mampu menangani peningkatan beban kerja.
Uji Auto Scaling Sebelum Production
Auto scaling sebaiknya tidak langsung digunakan tanpa pengujian. Simulasi peningkatan traffic dapat membantu developer memastikan instance baru dapat berjalan dengan baik dan aplikasi tetap stabil saat scaling terjadi.
Pengujian ini juga membantu memastikan proses scaling tidak menimbulkan masalah baru pada sistem.
Kesimpulan
Auto scaling membantu aplikasi menyesuaikan jumlah resource server secara otomatis sesuai kebutuhan. Namun, fitur ini memerlukan persiapan dari sisi arsitektur aplikasi, deployment, dan monitoring.
Dengan persiapan yang tepat, auto scaling dapat membantu menjaga performa aplikasi sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan resource cloud.

